Gratis Humor, cerita lucu dan cerita motivasi hidup

16 Agustus 2010

Menjadi Orang Sukses dan Berarti

Menjadi Orang Sukses dan Berarti
Oleh: Andrew Ho *

"Don't look to become a person of success, look instead to become a person of Value! - Jangan berkeinginan untuk menjadi orang sukses, berusahalah untuk menjadi orang yang berarti."
Albert Einstein

Setiap tahun sebuah majalah terkenal di dunia merilis daftar orang-orang terkaya dan berpengaruh di dunia. Sering pula digelar acara penghargaan untuk mengapresiasi para pengusaha dan CEO sukses dan ternama. Tentu sangat membanggakan jika Anda mendapatkan penghargaan bergengsi kelas dunia, dihormati, dan bergelimang kemewahan harta, sebab hal-hal semacam itu menjadi dambaan sebagian besar manusia di dunia.

Tak heran jika banyak orang berlomba mencari jabatan, mengumpulkan kekayaan dan meraih kesuksesan besar. Mereka juga mengejar standar gaya hidup orang-orang berkelas, misalnya menunggangi mobil mewah, menggunakan perhiasan dan pakaian super mahal, dan gaya hidup serba wah lainnya. Sebenarnya tak ada yang salah jika ingin menjadi kaya, sukses dan bahagia, sejauh usaha yang dilakukan tidak melanggar hukum, moral spiritual, dan norma-norma lainnya.

Namun ironis jika tujuan menjadi berpengaruh, terkenal, kaya, dan hidup serba mewah itu menjadikan seseorang menghalalkan segala cara termasuk menggunakan cara-cara negatif. Akhir-akhir ini saya sedih menyaksikan berita di televisi yang menayangkan begitu banyak orang memilih cara instan untuk cepat kaya dan terkenal, dan memiliki jabatan tinggi. Memang benar uang mereka bertumpuk konon kabarnya sampai dimakan rayap, memiliki jabatan tinggi, tetapi mereka lebih terkenal sekarang ketika terseret kasus korupsi, suap, penggelapan pajak, praktek bisnis ilegal, dan lain sebagainya.

Nasib mereka kini sungguh menyedihkan dan terhina. Sebab mereka mengabaikan nilai-nilai spiritual, moralitas, dan kemanusiaan yang seharusnya dijunjung tinggi dalam proses pencapaian kesuksesan. Patut menjadi pelajaran bagi kita semua untuk berpikir bahwa menjadi kaya raya, terkenal dan sukses belumlah cukup, dan berusaha menjadi manusia yang sukses dan berarti itu lebih penting.

"The major value in life is not what you get. The major value in life is what you become. - Nilai utama dalam hidup itu bukan apa yang Anda dapatkan melainkan seberapa baik (karakter) Anda," kata Jim Rohn, motivator USA ternama.

Menjadi orang sukses dan berarti memberi kita banyak sekali manfaat. Beberapa diantaranya adalah memudahkan kita menciptakan tujuan hidup, fokus pada pekerjaan, pintar membuat keputusan penting, memahami prioritas hidup sehingga langkah-langkah yang ditempuh menjadi lebih terarah. Beberapa tips berikut akan membantu Anda segera menyongsong sukses sekaligus menjadi manusia yang lebih berarti.

Pertama adalah memiliki visi yang mulia, yaitu berpikir lebih jauh dan mempertimbangkan segala hal untuk senantiasa menciptakan kebaikan bagi semua orang. Visi tersebut akan mendorong Anda bekerja penuh komitmen dan dedikasi untuk meraih keberhasilan, bukan hanya menunggu belas kasihan orang lain dan menghindari diri berbuat curang. Memiliki visi mulia merupakan langkah penting untuk meraih sukses dan berarti bagi orang lain.

Kedua adalah memiliki integritas, yaitu kejujuran dalam setiap tindak tanduk dan perbuatan. Kejujuran pasti memberi kemudahan, sebab kejujuran pasti menang dalam persaingan memperebutkan kepercayaan orang lain. Nilai kejujuran sudah pasti menuntun Anda pada kemajuan dan meraih kesuksesan yang lebih berharga.

Ketiga adalah menyukai pekerjaan yang Anda lakukan, mencintai keluarga dan sesama di sekitar Anda. Kecintaan pada keluarga dan pekerjaan serta sesama akan membuat pikiran lebih positif dan berfungsi lebih baik, karena tidak ada kebencian pada siapapun. Bila kinerja Anda lebih baik, Anda tentu lebih mudah menciptakan kemajuan dan mencapai kesuksesan yang Anda dambakan.

Keempat adalah berempati kepada orang lain, yaitu usaha meringankan beban orang lain tanpa pamrih dan tanpa pandang bulu. Berempati pada orang lain dapat berbentuk materi, dukungan motivasi, pikiran atau tenaga. Empati dapat menjadi semangat dalam berusaha meraih kesuksesan, sekaligus menjadikan kesuksesan Anda lebih berarti bagi orang lain.

Kelima adalah meningkatkan kekuatan iman dan rasa syukur atas segala karunia-Nya. Keduanya akan mencegah Anda dari perbuatan negatif atau upaya tercela hanya untuk mencapai target tertentu. Dengan iman dan syukur, kesuksesan sekecil apapun akan memberi nilai yang besar.

Keenam adalah mengasah bakat dan kemampuan yang dapat menunjang pekerjaan, serta terus belajar dari berbagai hal termasuk dari kesalahan terdahulu. Membuka diri dengan terus belajar akan membantu Anda terhindar dari kesulitan dan habis waktu sia-sia. Langkah ini akan membantu Anda menemukan berbagai alternatif untuk membangkitkan bisnis atau menyelesaikan pekerjaan dengan hasil terbaik.

Ketujuh adalah semangat dalam mengerjakan setiap tanggung jawab. Semangat yang Anda tunjukkan akan mengalirkan energi positif kepada orang lain. Antusiame kerja Anda akan memberikan nilai yang luar biasa terhadap apapun yang Anda lakukan.

Setelah memahami tips di atas, tidak begitu sulit bukan menjadi orang yang sukses dan berarti? Yang jelas menjadi orang sukses itu membanggakan, dan akan lebih membahagiakan jika kita juga dapat memberikan kontribusi terhadap orang lain. Dengan keteguhan, kesungguhan dari dalam diri Anda, dan cara yang positif semua hal yang Anda upayakan untuk meraih sukses dan menjadi manusia berarti pasti akan terwujud.

*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best-seller.

12 Agustus 2010

Faedah Sholat Terawih

Sholat tarawih adalah sholat yang dikerjakan di malam bulan ramadhan yang dapat dikerjakan secara sendiri-sendiri atau berjamaah bersama-sama. Waktu pelaksanaan sholat tarawih adalah setelah pelaksanaan solat isya sampai dengan terbit fajar shubuh. dan di setiap malam bulan ramadhan menyimpan faedah yang sangat besar yang akan saya bahas berikut ini.

Malam ke-1:
Terlepaslah ia dari dosa-dosanya seperti ketika ia baru dilahirkan oleh ibunya.

Malam ke-2:
Allah swt memberi pengampunan kepadanya dan kepada kedua orang tuanya jika keduanya mukmin (orang yang beriman)

Malam ke-3:
Malaikat berseru dari bawah Arsy ; mulailah beramal semoga allah swt mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu.

Malam ke-1:
Terlepaslah ia dari dosa-dosanya seperti ketika ia baru dilahirkan oleh ibunya.

Malam ke-2:
Allah swt memberi pengampunan kepadanya dan kepada kedua orang tuanya jika keduanya mukmin (orang yang beriman)

Malam ke-3:
Malaikat berseru dari bawah Arsy ; mulailah beramal semoga allah swt mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu.

Malam ke-4:
Mendapatkan pahala sama dengan pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqon (al Quran)

Malam ke-5:
Allah memberi pahala kepadanya seperti pahala orang yang shalat di Masjid Alharam (masjidil haram) di Makkah,masjid Nabawi di Madinah dan masjid Al Aqsha di Palestina.

Malam ke-6:
Allah akan memberi pahala seperti pahala orang yang tawaf di-baitul mamur, dan batu-batu serta tanah liat memohonkan ampun untuknya. (subhanallah sungguh luar biasa, batu dan tanah yang kita injak selama ini,ternyata bisa memintakan ampunan kepada Allah untuk kita).

Malam ke-7:
Seakan-akan dia berjumpa nabi Musa a.s kemudian menolongnya dari Kerajaan Firaun dan Hamman.

Malam ke-8:
Allah memberikan kepadanya, apa yang pernah Allah berikan kepada Nabi Ibrahim a.s

Malam ke-9:
Dia menjadi seperti seorang hamba Allah yang beribadah kepadanya seperti ibadahnya seorang nabi.

Malam ke-10:
Allah memberikan anugerah kepadanya,berupa kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.

Malam ke-11:
Maka ia akan meninggal dunia dalam keadaan seperti bayi yang baru lahir (meninggal dengan tanpa membawa dosa /husnul khotimah)

Malam ke-12:
Pada Hari Kiamat, Anda akan bangkit dengan muka cemerlang seperti bulan.

Malam ke-13:
Pada Hari kiamat, Anda akan bebas dari ketakutan yang membuat manusia sedih.

Malam ke-14:
Para malaikat memberi kesaksian shalat tarawih anda, dan Allah tidak menghisab anda lagi.

Malam ke-15:
Anda akan menerima shalawat dari para malaikat, termasuk malaikat penjaga Arsy dan Kursi.

Malam ke-16:
Anda akan mendapat tulisan "Selamat" dari Allah, anda bebas dari surga, dan lepas dari neraka.

Malam ke-17:
Allah akan memberi pahala kepada anda sesuai pahala para nabi.

Malam ke-18:
Malaikat akan memohon kepada Allah agar anda selalu mendapat restu.

Malam ke-19:
Allah akan mengangkat derajat anda ke Firdaus (surga yang tinggi)

Malam ke-20:
Diberikan pahala kepada anda sesuai pahala para syuhada dan shalihin.

Malam ke-21:
Allah akan membuatkan sebuah bangunan dari cahaya untuk anda disurga.

Malam ke-22:
Anda akan merasa aman dan bahagia pada hari kiamat, karena Anda terhindar dari rasa takut yang amat sangat.

Malam ke-23:
Allah akan membuat sebuah kota untuk Anda di dalam surga.

Malam ke-24:
Allah akan mengabulkan 24 permohonan Anda selagi Anda masih hidup di dunia.

Malam ke-25:
Anda akan bebas dari siksa kubur.

Malam ke-26:
Allah akan derajat amal kebaikan Anda sebagaimana derajat amal kebaikan Anda selama 40 tahun.

Malam ke-27:
Anda akan secepat kilat bila melewati Siratalmustakim nanti.

Malam ke-28:
Anda akan dinaikkan 1.000 kali oleh Allah di dalam surga kelak.

Malam ke-29:
Allah akan memberi pahala kepada Anda seperti Anda menjalani ibadah haji 1.000 kali yang diterima Allah.

Malam ke-30:
Allah menyuruh kepada Anda untuk memakan semua buah di surga, minum air kausar, mandi air salsabila (air surga), karena Allah Tuhan Anda, dan Anda hamba Allah yang setia.

mudah - mudahan semua amalan & ibadah yg kita jalanin selama bulan RAMADHAN ini mendapat berkah dan pahala disisiNYA...amiennnn

Jangan Dilakukan Ketika Tidur

Manusia dapat bertahan 2 minggu tanpa makan, tetapi hanya bertahan 1 minggu saja tanpa istirahat. Tidur adalah waktu istirahat yang sangat baik, dengan tidur organ tubuh kita dapat beristirahat. Kekurangan tidur dapat merusak organ dan otak kita.

Ada 6 larangan dalam tidur:

1. JANGAN TIDUR MENGENAKAN JAM TANGAN. Jam bisa menimbulkan radioaktif, walaupun hanya sedikit, tapi kalau terlalu lama memakainya bisa berbahaya.

2. JANGAN TIDUR MEMAKAI BH. Para ilmuwan di Amerika mensinyalir bahwa pemakain BH diatas 12 jam, dapat mengakibatkan Kanker Payudara.

3. JANGAN TIDUR MEMBAWA TELP ANDA KE RANJANG. Gelombang Medan magnet yang ditimbulkan oleh alat electronik ini, dapat merusak system syaraf kita.

4. JANGAN TIDUR MASIH MENGENAKAN MAKE-UP. Hal ini dapat menimbulkan masalah pada kulit kita, karena kulit tidak dapat bernafas.

5. JANGAN TIDUR DGN ISTRI/SUAMI ORANG. Jangan2 anda tidak bakalan bangun lagi (karena dibunuh suami/istrinya)

6. JANGAN COBA-COBA JADI POLISI TIDUR, APALAGI DI JALAN TOL. Pikir aja sendiri, kenapa jangan, hah...hah...

Waspada

Waspada
Oleh: A. B. Susanto

Salah satu sifat pemimpin yang baik adalah senantiasa waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar yang kian kompleks dan berubah dengan cepat. Dia juga waspada terhadap arus informasi yang begitu cepat dan deras, yang kerap mengubah nasib perusahaan dalam waktu sekejap.

Pemimpin yang demikian, menurut Day dan Shoemaker, memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, ditandai dengan kuatnya rasa ingin tahu, selalu siaga, serta berani bertindak meski berbekal informasi yang tidak lengkap. Tak kalah penting, mereka rajin mencari tahu serta mampu mengenali isyarat kemungkinan timbulnya masalah. Kewaspadaan juga mencakup kemampuan mengenali peluang-peluang untuk menciptakan pertumbuhan dan juga ancaman-ancaman yang berpotensi menimbulkan kerusakan dahsyat bagi perusahaan. Kesemuanya dilakukan sebelum pesaing melakukannya.

Krisis yang menimpa banyak negara atau perusahaan, seperti krisis ekonomi di Asia pada akhir dekade 1990-an, krisis keuangan 2008, kasus tumpahnya minyak BP di teluk Meksiko, dan tercemarnya susu buatan China acap terjadi akibat kekurangwaspadaan para pemimpin.

Kewaspadaan pemimpin dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi pengumpulan dan penyebaran informasi yang berasal dari aneka ragam sumber. Sumber daya yang memadai juga dapat dialokasikan. Proses perencanaan menjadi lebih luwes dengan jangkauan lebih luas.

Pemimpin dengan tingkat kewaspadaan tinggi, menurut Day dan Shoemaker, bersikap terbuka terhadap aneka ragam perspektif, memiliki tinjauan strategis, dan mendorong pengikutnya untuk rajin melakukan penelusuran secara luas dengan menciptakan budaya penemuan (culture of discovery).

Mereka adalah orang-orang yang sangat mumpuni dalam mendengarkan, mengobservasi, serta berhadapan dengan ambiguitas dan paradoks.

Pemimpin yang waspada memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan berorientasi jangka panjang. Mereka merasa nyaman dikelilingi oleh pengikut yang dinamis, cerdas, serta rajin mencari peluang-peluang baru. Mereka jauh dari sikap otoriter, yang lebih suka memutuskan sendiri segala sesuatu tanpa mempertimbangkan orang lain serta menganggap orang-orang yang tidak sepaham sebagai musuh. Sebaliknya, mereka adalah pendengar yang baik, serta terus-menerus melebarkan jejaring.

Agar memiliki tinjauan strategis, pemimpin yang waspada menerapkan pendekatan yang lebih luwes terhadap strategi, menampung aneka ragam masukan, dan memantau secara dinamis.

Mereka terlebih dahulu melihat kondisi di luar organisasi sebelum menyusun rencana strategis, bukan langsung menentukan target pertumbuhan dan kinerja keuangan. Pemimpin juga mendorong pemikiran lebih mendalam melalui aneka inisiatif, sehingga orang-orang di bawahnya merasa tertantang untuk menghasilkan peluang-peluang baru beserta implikasinya.

Pemimpin yang waspada mengembangkan budaya penemuan di seluruh organisasi. Mereka sengaja menciptakan celah agar dapat dimanfaatkan karyawan untuk menelusuri wilayah-wilayah di luar fokus mereka. Mereka juga menciptakan budaya yang mendorong keberanian mengambil risiko dan fleksibilitas yang lebih tinggi.

Sayangnya, pemimpin dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi masih tergolong sedikit. Kebanyakan dari mereka masih terlalu berfokus pada hal-hal yang sifatnya operasional, terjebak dalam rutinitas tetapi cenderung abai terhadap situasi yang terjadi di lingkungan sekitar.

Aneka pujian

Agaknya, hal ini disebabkan oleh faktor penghargaan. Pemimpin yang berhasil kinerja unggul mendapat aneka pujian dan penghargaan. Demikian pula sebaliknya, pemimpin yang gagal mengeluarkan perusahaan dari krisis dikritik habis, bahkan diberhentikan.

Namun, pemimpin yang mampu mengantisipasi dan menghindarkan perusahaan dari krisis jarang mendapat penghargaan. Masalah lainnya terletak pada pengelolaan SDM, seperti dalam hal kebijakan promosi Biasanya seorang karyawan dipromosikan berkat kemampuannya mencapai target yang terukur, seperti meningkatnya penjualan dan efisiensi biaya.

Namun, kemampuannya untuk mengenali kondisi lingkungan sekitar secara lebih rinci kurang diperhatikan. Faktor-faktor lain penyebab kurang waspadanya pemimpin adalah rendahnya komitmen, kurangnya disiplin, serta buruknya daya tahan pemimpin.

Lantas, resep-resep apa sajakah yang dapat diterapkan guna menumbuhkembangkan pemimpin yang senantiasa bersikap waspada dalam perusahaan? Menurut Wolfe, para pemimpin harus memberikan pengakuan dan penghargaan bagi karyawan yang membuka mata dan telinganya guna mengamati lingkungan perusahaan.

Pemimpin tidak boleh sekadar meminta karyawan mengerjakan sesuatu tanpa memberi penjelasan atau kesempatan mengajukan pertanyaan secara kritis. Jika demikian, karyawan tidak akan merasa nyaman mengemukakan pendapatnya. Berikutnya merekrut karyawan yang awas terhadap tren-tren di pasar dan perubahan peta persaingan, saat ini dan masa mendatang.

Termasuk karyawan yang menawarkan pandangan-pandangan baru seputar perusahaan dan lingkungan sekitar. Kriteria yang sama juga dapat digunakan untuk penilaian kinerja, pengembangan karier, dan kebijakan kompensasi.

Melalui kewaspadaan yang tinggi, pemimpin bukan saja mampu mengenali peluang-peluang untuk kemudian memanfaatkannya secara optimal, melainkan juga potensi timbulnya masalah pada masa depan. Oleh karena itu, seorang pemimpin harus senantiasa mengedepankan kewaspadaan.